Rabu, 09 Mei 2012

gunung kelir


Lingkungan nyaman di wilayah perbukitan Menoreh, dengan suasana asri serta potensi alam yang indah dan tidak ada tandingannya memang menjadikan tempat ini seperti oase di tengah hiruk pikuknya kota Yogyakarta. Terletak kurang lebih 800 meter dari wilayah pedukuhan Sorotanon, Banjararum, Kalibawang, Kulon Progo, area ini menyajikan suatu potensi alam yang belum banyak terjamah oleh tangan manusia.

Daya tarik lain yang juga patut untuk diketahui dari tempat ini , selain pemandangannya yang menarik dan masih alami adalah keberadaan populasi kera berekor panjang yang dengan mudahnya dapat kita temui selama mengunjungi tempat ini. Kera-kera yang memang mendiami area Gunung Kelir ini hidup secara bebas dan tidak mengganggu manusia. Hidup secara berkelompok, keberadaan kera berekor panjang ini akan semakin menambah keunikan serta daya tarik wilayah Gunung Kelir. Apalagi akses untuk menuju ke area ini tidaklah terlalu sulit untuk dijangkau. Dengan plang penunjuk arah yang terdapat di jalan utama perdukuhan, maka area Gunung Kelir ini akan dengan mudah kita temukan.
Aura yang terpancar dari balik pinggang bukit itu makin terasa ketika Gunung Kelir  konon juga menyimpan sisa-sisa peradaban masa lalu. Goa Seplawan, misalnya, dikisahkan pernah menjadi „istana kelelawar“ dengan jumlah „penduduk“ yang luar biasa. Dari balik labirin itu bisa jadi masih tersimpan banyak misteri yang belum terungkap. Belum lagi dengan adanya beberapa situs yang konon belum jelas asal-usulnya. Agaknya, para sejarawan dan ahli purbakala kita perlu melakukan kajian dan penelitian khusus tentang keberadaan goa Seplawan dan situs-situs yang ada di sekelilingnya. Setidaknya, bisa menguak tabir, benarkah memang pernah ada peradaban manusia „masa lalu“ di pinggang bukit Gunung Kelir ini.

Tidak ada komentar: